WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

MTsN 5 Sekolah Pertama Jalankan Program TASKA (Celengan Subuh) Kerjasama Dengan  BAZNAS Tanah Datar
MTsN 5 Sekolah Pertama Jalankan Program TASKA (Celengan Subuh) Kerjasama Dengan BAZNAS Tanah Datar
Tanahdatar, -(02/02/2026) Kepala kemenag H. Amril memberikan apresiasi kepada pihak madrasah dan komite MTsN 5 menjadi sekolah pertama yang siap menjalankan program TASKA (Celengan Subuh) di lingkungan pendidikan Tanah Datar melalui kerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar, diwakili oleh Kasi. Pendidikan Madrasah, Bahrul Fahmi bersama Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Abu Hanifah waktu melakukan sosialisasi program TASKA (Tabungan dan Sedekah Tanah Datar) terhadap pengurus dan anggota Komite MTsN 5 Tanah Datar dan Penyerahan kotak TASKA kepada wali murid madrasah tersebut, Senin (2/2). “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah MTsN 5 Tanah Datar yang menjadi pelopor dalam pelaksanaan Celengan Sedekah Subuh ini (TASKA). Kegiatan hari ini merupakan realisasi kegiatan yang telah dilaksankan pada bulan November tahun 2025 kemarin. Diharapkan program ini menjadi bagian dari pendidikan karakter Islami yang berkelanjutan,” ujarnya. “Kita ingin program ini bukan hanya mengajak bersedekah, tetapi juga membentuk karakter peduli dan menanamkan nilai kedermawanan sejak dini, baik kepada siswa maupun wali murid, termasuk seluruh personalia yang berada di madrasah. Disamping itu program ini bentuk transparansi pengumpulan dan pengelolaan dana antisipasi adanya image pungli ditengah masyarakat,” Wakil Ketua I (Bidang Pengumpulan Zakat) Baznas Kab. Tanah Datar dalam, Poppy Zonia, menjelaskan bahwa program TASKA yang digagas oleh Baznas Tanah Datar dirancang untuk membudayakan karakter spiritual dan sosial yang tinggi pada seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, orang tua siswa, hingga guru dan pegawai. Melalui program ini, diharapkan seluruh warga madrasah terdorong untuk berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan. “Pengisian celengan TASKA ditujukan kepada warga madrasah saat berada di rumah. Dengan ketentuan celengan akan dibawa ke rumah dan awal bulan dikumpulkan ke madrasah. Program ini bersifat sukarela, namun manfaatnya sangat besar, karena hasil dari celengan tersebut akan diserahkan ke Baznas kemudian akan dikembalikan ke madrasah untuk membantu kebutuhan siswa yang kurang mampu atau program yang direncanakan oleh madrasah ini,” ujar Poppy. Pihak Komite MTsN 5 Tanah Datar menyambut baik kegiatan ini beserta wali murid. Pihak madrasah juga menyatakan kesiapan untuk melibatkan seluruh wali murid. Mereka menilai, kerja sama dengan BAZNAS merupakan langkah penting dalam membangun sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan lembaga zakat demi kemaslahatan bersama (mdtk)
02/02/2026 | Humas
BAZNAS TANGGAP BENCANA TANAH DATAR KERAHKAN TIM UNTUK DUKUNG PENANGANAN BENCANA
BAZNAS TANGGAP BENCANA TANAH DATAR KERAHKAN TIM UNTUK DUKUNG PENANGANAN BENCANA
Batusangkar, Jurnal Minang. Menyikapi bencana banjir, longsor dan galodo yang menimpa kabupaten Tanah Datar, maka Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Datar langsung bergerak turun ke lapangan mulai sejak hari Senin, 24 November 2025. Ketua Baznas Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, S.Ag, M.Pd menyampaikan kepada awak media bahwa secara berkegiatan Baznas Tanah Datar sudah menempatkan 4 orang tim Baznas dan membuka Dapur Air di daerah Tanjung Mutiara dengan tujuan untuk melayani para pengungsi dan para petugas yang membutuhkan minum kopi atau minum teh hangat setelah turun dari boat. Disampaikan juga bahwa Baznas Tanah Datar mendapat bantuan dari Rumah Sehat Sarolangun, Provinsi Jambi berupa 4 orang petugas yang terdiri dari 1 orang dokter, 1 orang apoteker, 1 orang bidan dan 1 orang operator dilengkapi dengan ambulance beserta obat-obatannya dan sudah bertugas sejak tanggal 30 November 2025 dengan penempatan di Tanjung Mutiara. “Hari ini (1 Desember 2025) mereka (Tim Rumah Sehat Sarolangun: red) bergabung Tim Kesehatan itu dengan Tim Kesehatan Polres Padang Panjang melalui Kapolsek Batipuh Selatan. Mereka naik boat hari ini ke daerah Tanjung Sawah, (Malalo)” ujar Yasmansyah. Selanjutnya disampaikan Yasmansyah bahwa pada 1 Desember 2025 ini Baznas Tanah Datar akan membuka Dapur Umum di Aula Kantor Camat X Koto dan akan buka Dapur Umum lainnya di Batipuh Baruh, kemungkinan di Jorong Gunung Bungsu. “Pada hari ini kita mencoba menganggarkan untuk memberikan uang belanja 3 juta. Tentu kita akan melihat bagaimana kebutuhan. Juga untuk Batipuh Baruh ini agak lebih karena kita akan membuat tenda. Tadi kita mengeluarkan uang lebih kurang 5 juta untuk belanja alat alat untuk kebutuhan di Batipuh Baruh” papar Yasmansyah secara transparan. Selain itu Baznas Tanah Datar sudah menyalurkan bantuan ke daerah Tambangan berupa beras 10 karung, Indomie 5 kardus dan minyak 2 dus. Bantuan dengan jumlah yang sama juga sudah didistribusikan ke daerah Batipuh Baruh. Sejauh ini Baznas Tanah Datar membuka 1 Dapur Air di daerah Tanjung Mutiara dan 3 Dapur Umum masing masing di Tambangan, Batipuh Baruh dan X Koto. Selanjutnya disampaikan Yasmansyah bahwa Baznas Tanah Datar sudah menerima donasi uang yang terkumpul per 29 November 2025 hingga jam 18.00 WIB sebanyak Rp. 51.304.000.- dan telah membuka rekening donasi serta membuka Posko Utama Tanggap Bencana di kantor Baznas Tanah Datar untuk menampung donasi barang dan uang untuk kemudian disalurkan kepada para pengungsi.
02/12/2025 | Humas
Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf UIN Mahmud Yunus Batusangkar Jalin Kerja Sama dengan BAZNAS Tanah Datar
Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf UIN Mahmud Yunus Batusangkar Jalin Kerja Sama dengan BAZNAS Tanah Datar
Batusangkar, Jum'at (07/10/2025) Program Studi (Prodi) Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar. Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Selasa (07/10/2025), dengan dihadiri oleh Waka I Poppy Zonia,S.S , Waka II Benny Apero, S.Sos , Waka III Erlonadi, S.Si dan Waka IV Dodi Remaja,S.Pd beserta jajaran pengurus Bpk Emrizal, serta dosen , Asrida,ME dan perwakilan mahasiswa Prodi MAZAWA. Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga amil zakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berbasis ilmu dan praktik. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Prodi MAZAWA diharapkan dapat mengembangkan kemampuan profesional sebagai amil zakat yang berintegritas, berkompeten, dan berorientasi pada pemberdayaan umat. Waka I BAZNAS Tanah Datar, Poppy Zonia, S.S , menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Prodi MAZAWA yang telah membuka ruang kolaborasi dengan BAZNAS. “Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Prodi MAZAWA merupakan laboratorium intelektual bagi calon pengelola zakat masa depan. Dengan kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa ilmu zakat tidak hanya berhenti di teori, tetapi benar-benar diaplikasikan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Poppy. Sementara itu, pihak UIN Mahmud Yunus Batusangkar melalui perwakilan Prodi MAZAWA menegaskan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai kegiatan, seperti praktik lapangan mahasiswa, penelitian bersama, pengabdian masyarakat, serta pelatihan pengelolaan zakat dan wakaf. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem zakat di Tanah Datar melalui keterlibatan aktif kampus sebagai pusat edukasi, inovasi, dan dakwah ekonomi Islam. Dengan demikian, Prodi MAZAWA UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya melahirkan lulusan yang kompeten, tetapi juga turut berperan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan melalui pengelolaan zakat yang profesional dan amanah.
07/11/2025 | Humas

Agenda Pimpinan

BAZNAS TV